Impor Sementara Dengan Menggunakan Carnet

Atau Ekspor Yang Dimaksudkan Untuk Diimpor Kembali

Dalam Jangka Waktu Tertentu Dengan Menggunakan Carnet

 

 

 

Dasar Hukum:

  • Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 228/PMK.04/2014 tentang Impor Sementara Dengan Menggunakan Carnet Atau Ekspor Yang Dimaksudkan Untuk Diimpor Kembali Dalam Jangka Waktu Tertentu Dengan Menggunakan Carnet

Pengertian:

  • Impor Sementara adalah pemasukan barang impor ke dalam Daerah Pabean yang benar – benar dimaksudkan untuk diekspor kembali dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) tahun.
  • Pemegang Carnet adalah Orang yang melakukan kegiatan Impor Sementara dengan menggunakan carnet atau ekspor yang dimaksudkan untuk diimpor kembali dalam

jangka waktu tertentu dengan menggunakan carnet

.

  • Barang impor dapat dikeluarkan sebagai barang Impor Sementara dengan menggunakan carnet.
  • Barang ekspor yang dimaksudkan untuk diimpor kembali dalam jangka waktu tertentu, dapat dilakukan dengan menggunakan carnet
  • Carnet sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) meliputi ATA Carnet atau CPD Carnet
  • Terhadap barang Impor Sementara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan impor kembali atas barang ekspor sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dapat diberikan pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor.
  • Barang Impor Sementara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan impor kembali atas barang ekspor sebagaimana dimaksud pada ayat (2), tidak wajib memenuhi ketentuan larangan dan pembatasan, kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan.

Barang yang Dapat Menggunakan Carnet

  • Barang Impor Sementara atau barang ekspor yang dimaksudkan untuk diimpor kembali dalam jangka waktu tertentu, dengan menggunakan carnet memiliki sifat sebagai berikut:
  1. tidak akan habis dipakai;
  2. mudah dilakukan identifikasi; dan
  3. tidak mengalami perubahan bentuk secara hakiki kecuali berubah sebagai akibat dari penyusutan yang wajar karena penggunaannya
  • Impor Sementara dengan menggunakan carnet diterapkan terhadap barang impor dengan tujuan penggunaan:
  1. untuk keperluan pertunjukan atau digunakan dalam pameran, pekan raya, pertemuan atau kegiatan sejenis;
  2. untuk peralatan profesional atau tenaga ahli;
  3. untuk tujuan pendidikan, ilmu pengetahuan, atau kebudayaan;
  4. untuk keperluan pribadi wisatawan dan/atau barang yang diimpor untuk tujuan olahraga;
  5. untuk tujuan kemanusiaan; atau
  6. sebagai sarana pengangkut
  • Tujuan penggunaan barang ekspor yang dimaksudkan untuk diimpor kembali dalam jangka waktu tertentu dengan menggunakan carnet diatur sesuai ketentuan yang berlaku di negara tujuan.

Penjaminan

 

  • Bea masuk, cukai, pajak dalam rangka impor, sanksi administrasi berupa denda, dan/atau bunga yang timbul atas:
  1. Impor Sementara dengan menggunakan carnet ; atau
  2. impor kembali barang ekspor yang dimaksudkan untuk diimpor kembali dalam jangka waktu tertentu dengan menggunakan carnet, dijamin oleh Penerbit dan Penjamin Carnet

nasional.

 

  • Penerbit dan Penjamin Carnet nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan organisasi yang terafiliasi dalam rantai jaminan carnet internasional.
  • Penerbit dan Penjamin Carnet nasional bertanggung jawab:
  1. atas penjaminan tersebut di atas; dan
  2. membantu penyelesaian Impor Sementara dengan menggunakan carnet atau impor kembali barang ekspor yang dimaksudkan untuk diimpor kembali dalam jangka waktu tertentu dengan menggunakan carnet

.

 

  • Untuk mendapatkan penunjukan sebagai Penerbit dan Penjamin Carnet nasional, calon Penerbit dan Penjamin Carnet nasional mengajukan permohonan kepada Direktur

Jenderal, yang dilampiri dengan:

  1. dokumen pembentukan organisasi atau lembaga;
  2. persetujuan dari organisasi rantai jaminan carnet internasional; dan
  3. surat pernyataan dari calon Penerbit dan Penjamin Carnet nasional yang menyatakan bahwa calon Penerbit dan Penjaminan Carnet nasional siap untuk memberikan jaminan dalam rangka carnet

.

  • Atas pengajuan permohonan tersebut, Direktur Jenderal memberikan persetujuan atau penolakan dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) hari kerja terhitung sejak tanggal diterimanya permohonan.

 

Penggunaan ATA Carnet atau CPD Carnet

 

  • ATA Carnet atau CPD Carnet merupakan dokumen pabean internasional yang diterima sebagai Pemberitahuan Pabean dan mencakup jaminan yang berlaku secara internasional.
  • ATA Carnet digunakan terhadap barang impor sementara dengan tujuan penggunaan:
  1. untuk keperluan pertunjukan atau digunakan dalam pameran, pekan raya, pertemuan atau kegiatan sejenis;
  2. untuk peralatan profesional atau tenaga ahli;
  3. untuk tujuan pendidikan, ilmu pengetahuan, atau kebudayaan;
  4. untuk keperluan pribadi wisatawan dan/atau barang yang diimpor untuk tujuan olahraga;
  5. untuk tujuan kemanusiaan; atau

 

  • Lembaga Penjamin untuk ATA Carnet di Indonesia adalah Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)

http       : //www.kadin-indonesia.or.id

Email     : atacarnet@kadin-indonesia.or.id

 

  • Persyaratan Penerbitan ATA Carnet:
  • Salinan identitas Pemegang Carnet/yang mewakili
  • Surat Kuasa kepada yang mewakili
  • Salinan Kartu Tanda Keanggotaan KADIN
  • Salinan NPWP Perusahaan/Perorangan
  • Salinan SIUP, TDP, Domisili Perusahaan
  • Dokumen deskripsi Barang, foto berwarna, keterangan dimensi barang
  • Rencana perjalanan barang
  • Surat undangan penyelenggaraan dari negara asal
  • Surat pernyataan bermateria
  • Meletakkan jaminan
  • CPD Carnet digunakan terhadap barang impor sementara dengan tujuan penggunaan sebagai sarana pengangkut.
  • Lembaga Penjamin untuk CPD Carnet adalah Ikatan Motor Indonesia (http://imi.co.id).
  • Persyaratan Penerbitan CPD Carnet:
  • Mengisi form permohonan secara lengkap
  • Membeli blanko dokumen CPD carnet
  • Menunjukkan paspor, SIM, KTA IMI asli serta menyerahkan fotokopinya
  • Menunjukkan faktur pembelian, BPKB, STNK, asli serta menyerahkan fotokopinya
  • Menunjukkan kendaraan serta menyerahkan foto kendaraan, nomor mesin, nomor rangka dan nomor polisi masing-masing ukuran 8 x 13 cm
  • Menyerahkan surat persetujuan pemeriksaan fisik dan blanko CPD Carnet
  • Membayar jaminan

 

  • Pelaksanaan ekspor yang dimaksudkan untuk diimpor kembali dalam jangka waktu tertentu, dapat dilakukan dengan menggunakan ATA Carnet atau CPD Carnet.

Masa Berlaku ATA Carnet dan CPD Carnet

.

  • ATA Carnet atau CPD Carnet yang diterbitkan oleh Penerbit dan Penjamin Carnet mempunyai masa berlaku paling lama 12 (dua belas) bulan dan harus dicantumkan dalam ATA Carnet atau CPD Carnet.
  • Masa berlaku CPD Carnet sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diperpanjang satu kali dengan jangka waktu perpanjangan paling lama 12 (dua belas) bulan.

 

 

Ketentuan lebih lanjut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 228/PMK.04/2014 2014 tentang  Impor Sementara Dengan Menggunakan Carnet Atau Ekspor Yang Dimaksudkan Untuk Diimpor Kembali Dalam Jangka Waktu Tertentu Dengan Menggunakan Carnet

 

Close Menu