MEMBAHAS DIGITALISASI PELAYANAN DALAM RANGKA MENDUKUNG NATIONAL LOGISTICS ECOSYSTEM BERSAMA ASPERINDO

MEMBAHAS DIGITALISASI PELAYANAN DALAM RANGKA MENDUKUNG NATIONAL LOGISTICS ECOSYSTEM BERSAMA ASPERINDO

Semakin maraknya penggunaan aplikasi berbasis web maupun seluler sebagai sarana dalam berbagai aspek kegiatan, mendorong para pelaku bisnis yang memanfaatkan kecanggihan ini untuk mengembangkan inovasi pelayanan yang dapat menyederhanakan proses bisnis demi memangkas waktu dan biaya operasional.
.
Atas dasar itu, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia atau biasa dikenal dengan Asperindo, memberikan usulan terkait penggunaan dan pemanfaatan aplikasi maupun teknologi terkait pelayanan kepabeanan, yang disampaikan melalui audiensi pada Kamis, 19 November 2020 di Ruang Rapat Gedung A Kantor Bea dan Cukai Soekarno Hatta.
.
Dipandu langsung oleh Finari Manan selaku Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, audiensi kali ini mengangkat topik pelayanan kepabeanan dengan memanfaatkan teknologi informasi berbasis digital untuk mendukung program National logistics Ecosystem. Turut hadir Kepala Bidang PFPC I Qurnia Ahmad Bukhari, Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) Budi Iswantoro, serta jajaran pejabat struktural di bidang terkait.
.
Salah satu usulan konsep yang ingin disampaikan oleh Asperindo, yakni usulan untuk pemanfaatan QR code atau Barcode sebagai pengganti tanda tangan basah. Nantinya QR Code atau Barcode tersebut tertera di setiap segel Pemberitahuan Pemasukan Barang Impor ke Tempat Penimbunan Berikat atau lebih dikenal dengan sebutan BC 2.3, bersamaan dengan terbitnya Surat Perintah Pengeluaran Barang (SPPB) sehingga terhubung secara otomatis dengan sistem Autogate.
.
Perlu diketahui, Asperindo merupakan wadah dari perusahaan-perusahaan baik skala nasional maupun internasional yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang dan dokumen. Saat ini Asperindo memiliki 285 anggota dengan lebih dari 50.000 titik layanan gerai yang tersebar di seluruh Indonesia
.
Adapun perwakilan dari Asperindo di antaranya, Kepala Bidang Hubungan Internasional Niken Wardhani, Wakabid Hubungan Internasional Andita Arifah, Kabid Peraturan dan Perundangan Tekad Sukadno, Perwakilan DHL Sofwan Fathurroman serta Perwakilan RPX Eddy Haryanto.
.
“Adanya usulan seperti ini tentunya sangat bagus, mengingat pemerintah saat ini sedang menggalakkan program National Logistics Ecosystem (NLE), inovasi seperti ini tertunya dapat mempercepat waktu pelayanan prima terhadap lalu lintas barang impor maupun ekspor. Namun adanya inovasi percepatan pelayanan ini, tidak mengurangi aspek pengawasan bagi petugas di lapangan,” jelas Finari Manan.
.
Audiensi terlaksana dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan antara pihak Asperindo dengan perwakilan Bea dan Cukai Soekarno Hatta. Diskusi pun berjalan interaktif, sehingga pembahasan semakin mengerucut menuju kesimpulan yaitu demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pelayanan kepabeanan.
.
#beacukaimakinbaik #beacukaisoekarnohatta #bcsoetta #bcsh #audiensi#asperindo #autogate #SPPB #TempatPenimbunanBerikat

Close Menu