Impor Suplai Tambahan, Bea Cukai Soekarno-Hatta Berikan Kemudahan

Impor Suplai Tambahan, Bea Cukai Soekarno-Hatta Berikan Kemudahan

Indonesia berencana meningkatkan frekuensi dan menambah volume pelaksanaan vaksinasi per hari, demi memperoleh Herd Immunity atau kekebalan komunal dalam waktu secepat-cepatnya. Maka dari itu, pada hari Kamis 25 Maret 2021, pemerintah melakukan Impor Vaksin tahap VII. Atas importasi tersebut, Bea Cukai Soekarno-Hatta berikan kemudahan.
.
Berperan sebagai importir yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Kesehatan, PT Biofarma (Persero) mendatangkan vaksin Sars-CoV-2 sebanyak 16.000.440 dosis yang dikemas ke dalam 8 envirotainer. Vaksin diangkut oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 12:20 WIB.
.
Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Finari Manan, beserta Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, serta jajaran pimpinan Komunitas Bandara Soekarno-Hatta (Kombata), menyaksikan langsung proses pemindahan vaksin ke Gudang Rush Handling, untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelesaian Kepabeanan.
.
Finari Manan mengungkapkan bahwa seperti importasi sebelumnya, vaksin ini juga mendapatkan kemudahan yang sama. Adapun kemudahan yang dimaksud yaitu, percepatan pelayanan segera atau Rush Handling, serta fasilitas pembebasan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) seperti PPN dan PPh Pasal 22 Impor.
.
Terkait layanan Rush Handling atau Pelayanan Segera, perlu diketahui bahwa sesuai Peraturan Menteri Keuangan No 148/PMK.04/2007, adalah pelayanan kepabeanan yang diberikan atas barang impor tertentu yang karena karakteristiknya memerlukan pelayanan segera untuk dikeluarkan dari kawasan pabean atau bandara.
.
Kepada awak media, Dante menjabarkan jumlah importasi vaksin lebih rinci, antara lain sebanyak 14.545.454,5 dosis curah Ready-to-Fill, 1.454.545,5 dosis Overfill, dan 440 dosis sisanya sebagai bahan sampel.
.
“Hingga saat ini program vaksinasi massal sedang berjalan hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Pemerintah selanjutnya menargetkan untuk memperluas jangkauan pelaksanaan vaksinasi. Maka dari itu, kita tambah (suplai) melalui impor,” imbuhnya.
.
Dante juga memberikan apresiasi atas kinerja Bea Cukai Soekarno-Hatta atas layanan yang diberikan, serta instansi lain terkait yang turut menyukseskan importasi dan distribusi vaksin.
.
Close Menu