Joint Program DJBC-DJP Banten: Mengoptimalkan Pendapatan Negara

Joint Program DJBC-DJP Banten: Mengoptimalkan Pendapatan Negara

(TANGERANG, 20/06) – Mengoptimalkan pendapatan negara di bidang penerimaan perpajakan dan penerimaan bukan pajak, menjadi topik utama pada diskusi Program Sinergi (Joint Program) Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai, khususnya di Provinsi Banten. Pertemuan ini diselenggaran di Ruang Rapat A Bea Cukai Soekarno-Hatta, pada tanggal 18 Juni 2021.
.
Bernaung dalam sinergi kelompok 10 wilayah Banten, diskusi dipandu langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Finari Manan, dan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Pajak Banten Dionysius Lucas Hendrawan, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Banten Mohammad Aflah Farobi, beserta masing-masing jajaran pejabat sturktural lainnya.
.
Finari Manan mengungkapkan, implementasi dari Program Sinergi ini adalah untuk membangun sistem yang dapat menopang ekosistem perekonomian yang patuh terhadap ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku termasuk bidang Perpajakan, Kepabeanan dan Cukai, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
.
Pokok diskusi kali ini membahas tindak lanjut dan usulan dari sinergi yang memprioritaskan beberapa program untuk tahun 2021 di antaranya adalah; Joint Analysis untuk melakukan penelitian pemenuhan kewajiban Wajib Pajak, Joint Investigasi untuk menjaga efektivitas penegakan hukum, Joint Audit untuk melakukan pemeriksaan terhadap kewajiban pajak dan kepabeana pengguna jasa, Joint Collection untun mempercepat pencairan piutang pajak, Joint Secondment untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan Joint Probis & IT untuk memberikan perlakuan yang sama kepada Wajib Pajak berdasarkan tingkat risikonya.
.
“Agenda diskusi pada pertemuan kali ini adalah untuk memberikan Best Practice apa yang harus dan dapat kita perbaiki terkait dengan proses bisnis internal kita, proses bisnis yang terintegrasi antara Bea Cukai dan Pajak,” ujar Finari.
.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah bagi DJP dan DJBC dalam mengamankan pendapatan negara di masa pandemi ini. Selain itu kerja sama ini diupayakan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di bidang Perpajakan, dan Kepabeanan dan Cukai.
Close Menu