IMPORTASI RUSH HANDLING (RH)

 

 

Dasar Hukum:

  • Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK 148/PMK.04/2007 tentang Pengeluaran Barang Impor dengan Pelayanan Segera (Rush Handling)

Pengertian:

  • Pelayanan Segera (rush handling) adalah pelayanan kepabeanan yang diberikan atas barang impor tertentu yang karena karakteristiknya memerlukan pelayanan segera untuk dikeluarkan dari kawasan pabean.
  • Barang impor yang karena karakteristiknya memerlukan pelayanan segera (rush handling) dapat dikeluarkan dari kawasan pabean sebelum diajukan pemberitahuan pabean impor.

Jenis Barang yang dapat Dikeluarkan dengan Rush Handling:

  • Pelayanan segera sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 diberikan terhadap barang impor berupa :
  1. organ tubuh manusia antara lain ginjal, kornea mata, atau darah;
  2. jenazah dan abu jenazah;
  3. barang yang dapat merusak lingkungan antara lain bahan yang mengandung radiasi;
  4. binatang hidup;
  5. tumbuhan hidup;
  6. surat kabar dan majalah yang peka waktu;
  7. dokumen (surat); dan/atau
  8. barang lain karena karakteristiknya perlu mendapat pelayanan segera (rush handling) setelah mendapat izin Kepala Kantor pabean.

Pengeluaran Barang Impor RH:

  • Barang impor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dikeluarkan dari kawasan pabean setelah diserahkan dokumen pelengkap pabean dan jaminan
  • Jaminan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diserahkan kepada kepala kantor pabean sebesar bea masuk, cukai dalam rangka impor, dan/atau pajak dalam rangka impor yang terutang

Pengajuan Pengeluaran Barang dengan RH:

  • Untuk mendapatkan pelayanan segera (rush handling) atas barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, importir harus mengajukan permohonan kepada Kepala Kantor atau pejabat yang ditunjuk yang dilampiri dengan dokumen pelengkap pabean dan jaminan.
  • Atas permohonan tersebut, Kepala Kantor atau pejabat bea dan cukai yang ditunjuk memberikan persetujuan pengeluaran barang atau penolakan.
  • Terhadap barang yang akan dikeluarkan dengan Rush Handling, dilakukan pemeriksaan fisik dan berlaku semua ketentuan yang mengatur barang larangan dan pembatasan.

Dokumen pelengkap pabean yang diserahkan adalah:

Copy Airway bill; copy Invoice; copy Packing List; copy Manifest, dan dokumen pemenuhan ketentuan larangan dan pembatasan dari instansi terkait.

 

Setelah Pengeluaran Barang Impor dengan Rush Handling:

  • Importir wajib menyerahkan pemberitahuan pabean impor dan melunasi bea masuk, cukai dan/atau pajak dalam rangka impor dalam jangka waktu paling lambat 3 (tiga) hari kerja sejak barang impor dikeluarkan.
  • Barang impor organ tubuh manusia dan jenazah dan abu jenazah diselesaikan dengan pemberitahuan pabean impor khusus (PIBK).
  • Importir yang tidak melunasi bea masuk, cukai dan/atau pajak dalam rangka impor atas barang impor dalam jangka waktu yang telah ditentukan tersebut maka  wajib membayar bea masuk, cukai dan/atau pajak dalam rangka impor dan dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar 10% (sepuluh persen) dari bea masuk yang wajib dilunasi.
  • Dalam hal bea masuk, cukai dan/atau pajak dalam rangka impor, atas barang impor tidak dilunasi, maka jaminan dicairkan dan pelayanan segera (rush handling) tidak diberikan sampai dengan dipenuhinya kewajiban dimaksud.

Leaflet Rush Handling

 

Close Menu