STAKEHOLDER PENERBANGAN HADAPI PANDEMI DENGAN SINERGI DAN KOLABORASI

STAKEHOLDER PENERBANGAN HADAPI PANDEMI DENGAN SINERGI DAN KOLABORASI

 
Dampak Pandemi Covid-19 membawa Industri Kebandarudaraan ke titik rendah. Penurunan trafik penumpang yang mulai terjadi pada tahun 2020 mengakibatkan penurunan antara 60% sampai dengan 80%, khususnya di Eropa. Trafik penerbangan global diprediksi akan mengalami penurunan drastis dan kembali pulih di tahun 2022-2023.
.
Akibat dampak besar ini, maka perlu diadakannya kolaborasi, koordinasi, dan sinergi yang kuat untuk menghadapi pandemi ini. Soekarno-Hatta Trade Facilitation Committe (STFC) bersama dengan AMP Group dengan Bea Cukai Soekarno-Hatta sukses menggelar Web dan Seminar Online (Webinar) Nasional bertajuk “Adaptasi Kebiasaan Baru Penerbangan Indonesia, Relaksasi dan Optimalisasi Bisnis di Bandara” pada Rabu, 11 November 2020 lalu.
.
Webinar Nasional ini turut menghadirkan sejumlah narasumber penting, diantaranya adalah Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik, Arya Sinulingga, dan Staf Ahli Bidang Manajemen Konektivitas, Kementerian Kooordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Sahat Manaor Panggabean, yang mewakili Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.
.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk menghidupkan kembali penerbangan. Angkasa Pura I (AP I) menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di seluruh Bandara yang dikelola serta melakukan kampanye ‘Terbang Lagi’ yang bertujuan untuk menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat untuk menggunakan transportasi udara.
.
Acara ini juga menghadirkan Kepala Sub Direktorat Standarisasi Keselamatan Bandar Udara, Dwi Afriyanto CH, sekaligus mewakili Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto, kemudian Direktur Utama Angkasa Pura I (AP I), Faik Fahmi, Direktur Operasi dan Pelayanan Angkasa Pura II (AP II), Muhamad Wasid, Kepala Data dan Publikasi INACA, Galih Rudyto, Ketua Kompartemen Angkutan Udara DPP ALFI, Ardani Pratama Yahya, serta Perwakilan dari Bea Cukai Soekarno-Hatta.
.
Saat ini fokus dari Pihak Bandara berbeda dari fokus sebelumnya. “Safe and secure adalah motto kita kemarin, tetapi setelah pandemi, motto kami adalah safe, secure, and healthy,” ungkap Kepala Sub Direktorat Standarisasi Keselamatan Bandar Udara, Dwi Afriyanto CH.
.
Kementerian Perhubungan juga telah megoptimalisasi bisnis di bandara dengan cara memberikan ‘Stimulus Airport Tax’ periode 23 Oktober sampai dengan 31 Desember 2020 kepada 6 Bandara AP I (DPS, LOP, JOG, YIA, dan SRG). Stimulus tersebut secara langsung akan membuat harga tiket penerbangan dari 6 bandara tersebut lebih terjangkau oleh masyarakat, merangsang minat masyarakat untuk kembali terbang, serta diharapkan mendorong pemulihan ekonomi nasional.
.
Webinar Nasional ini sangat penting untuk menjadi media komunikasi juga bertukar pikiran bersama, antar pelaku usaha, stakeholder, regulator dan pemangku kepentingan lainnya. Sehingga dapat meminimalisir dampak pandemi, serta turut andil dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
.
#beacukaimakinbaik #beacukaisoekarnohatta #bcsoetta #bcsh #PEN #otoritasbandara #bandarainternasional
Close Menu